PALANGKA RAYA, CITRAKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mempercepat pemerataan akses internet hingga ke wilayah terpencil melalui penyaluran hibah perangkat internet berbasis satelit Starlink. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, pada Rapat Koordinasi Desa (Rakordes) se-Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).
Program hibah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat infrastruktur digital sekaligus mempercepat transformasi digital hingga menjangkau desa-desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses internet.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, pemerataan pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi.
“Hibah perangkat Starlink ini bukan sekadar menyediakan jaringan internet, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan peluang ekonomi yang lebih luas. Dengan konektivitas yang semakin baik, kita ingin memastikan tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam transformasi digital,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan jaringan internet yang andal akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Pemerintah desa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan layanan administrasi yang lebih cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat.
“Saya berharap perangkat Starlink ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa. Jadikan internet sebagai sarana meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan hibah perangkat Starlink kepada 14 kabupaten/kota yang akan dimanfaatkan oleh Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Puskesmas, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet.
Secara simbolis, hibah tersebut diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah dengan rincian, Kabupaten Sukamara menerima 73 unit, Kabupaten Kotawaringin Timur 83 unit, Kabupaten Gunung Mas 72 unit, Kota Palangka Raya 14 unit, Kabupaten Katingan 287 unit, Kabupaten Barito Timur 70 unit, Kabupaten Seruyan 131 unit, Kabupaten Kotawaringin Barat 176 unit, Kabupaten Barito Selatan 93 unit, Kabupaten Murung Raya 104 unit, Kabupaten Kapuas 47 unit, dan Kabupaten Pulang Pisau 87 unit.
Perangkat-perangkat tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan, mempercepat digitalisasi pembelajaran, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masing-masing daerah. Kehadiran Starlink juga diharapkan mampu mengatasi wilayah blank spot sekaligus memperkuat konektivitas digital hingga ke pelosok Kalimantan Tengah.
Melalui dukungan teknologi satelit, layanan internet yang lebih stabil diyakini dapat mempercepat digitalisasi pelayanan publik, meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, serta memperlancar komunikasi pemerintahan di berbagai wilayah.
Tak hanya itu, pemerataan akses internet juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi digital, mulai dari promosi produk unggulan daerah, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga perluasan akses ke pasar digital.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah desa agar implementasi transformasi digital berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui program hibah perangkat Starlink ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap seluruh wilayah, termasuk desa-desa terpencil, dapat menikmati akses internet yang berkualitas guna mendukung peningkatan pelayanan publik, kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan di Bumi Tambun Bungai.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan